Semangat Juang dan Riang
Tantangan Menulis OmJay
Tgl, 16 Juni 2022
Sebelumnya saya mengawali tulisan ini tentang guru yang riang dan inovatif dalam pembelajaran, ada sebuah syair lagi yang penulis anggap yang dapat memberikan semangat bagi kita semua sebagai seorang guru yang selalu termotivasi dalam pembelajaran.
Syair lagu yang ditulis oleh bapak Sartono:
Terpujilah wahai engkau, ibu Bapak Guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu, akan kuukir di dalam hatiku
Sebagai prasasti, trimakasihku untuk pengabdianmu,
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan,
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan,
Engkau patriot pahlawan bangsa, tanpa tanda jasa.
Dalam proses pembelajaran tentunya akan ada interaksi antara seorang guru dan peserta didik. Setiap pembelajaran itu mempunyai tujuan yang ingin kita capai, oleh karena itu kemampuan seorang pendidik dalam menyajikan materi merupakan faktor utama untuk mencapai tujuan tersebut.
Seorang guru dituntut untuk bisa menstransfer tujuan pembelajaran dengan berbagai macam metode sehingga berbagai bentuk karakter peserta didik yang ada dapat memahami materi yang akan kita sajikan. Suasana humoris terkadang sangat diperlukan dalam proses pembelajaran agar kegiatan pembelajaran dalam kelas bukan menjadi momok yang sangat membosankan bagi peserta didik, tampilan seorang guru yang riang, humoris, dan tidak monoton akan membuat suasana belajar yang diidamkan bagi peserta didik sehingga kerinduan akan hadirnya guru tersebut selalu ada di benak para peserta didik.
Guru dituntut mampu menciptakan suasana pembelajaran inovatif, kreatif, dan menyenangkan. Guru bukan hanya sebagai seorang penyampai atau pengalih pengetahuan, tetapi seorang guru adalah pembimbing, pembina, pelajar dan pelatih. Dalam kegiatan pembelajaran, guru adalah fasilitator yang bersikap akrab dengan penuh tanggung jawab, serta memberlakukan peserta didik sebagai mitra dalam menggali dan mengolah informasi menuju tujua belajar mengajar yang telah direncanakan.
Melakukan proses pembelajaran di depan kelas yang mana masih menggunakan metode yang kaku, rigit, dan menyeramkan sudah bukan zamannya lagi. Seorang guru harus bisa mengahdirkan suasana kelas yang hangat, nyaman, menarik, dan menyenangkan. Di samping itu guru juga harus pandai menggunakan atau memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari peningkatan kreativitas dan inovasinya dalam mengajar.
Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana menjadi seorang guru yang riang dan menyenangkan. Seorang guru harus mampu memiliki keikhlasan yang tinggi dalam memberikan proses pembelajaran di depan kelas, happy, dan mampu melakukan suatu pembelajaran yang menyenangkan, menginspirasi, memotivasi, dan memukau.
Seorang guru yang riang dan menarik tidak hanya cukup modal penguasaan materi, akan tetapi harus didukung suatu kondisi yang baik bagaimana ia menyampaikan materi dengan mempertimbangkan faktor yang dapat memunculkan efek menyenangkan peserta didik, kemampuan berkomunikasi dengan peserta didik, kemampuan menguasai peserta didik, dan suasana dalam kegiatan kemampuan membuat peserta sangat berfokus, menyenangkan, dan riang. Keharusan seorang guru perlu melakukan inovasi merupakan tuntutan dari undang-undang, di antaranya undang-undang republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional
Sahabat guru yang Ikhlas, tugas kita memang berat dan membutuhkan kerja otak kita yang berprofesi sebagai guru kurang lebih 24 jam dalam sehari yang tentunya sudah menjadi beberapa bagian waktu, kondisi ini yang sangat mempengaruhi kondisi otak kita sebagai seorang guru, belum lagi adanya pengaruh gravitasi bumi terhadap diri kita.
Sebagai guru yang memiliki tugas yang sangat mulia tentunya dituntut untuk berupaya selalu mengembangkan pola pembelajaran yang baik dan bisa disenangi oleh peserta didik di sekolah masing-masing. Akhir dari itu semua kita sebagai guru mari berupaya selalu memberikan yang terbaik kepada generasi penerus bangsa ini sehingga diharapkan ke depan dapat melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia.
Penulis
Ilham
Komentar
Posting Komentar