Menjadikan Menulis Sebagai Passion
Narasumber : Dra. Sri Sugiatuti, M. Pd
MENJADIKAN MENULIS SEBAGAI PASSION
Moderator : Widya Setianingsih
Tanggal, 20 Mei 2022
Kegiatan belajar menulis yang diprogramkan oleh OmJay bersama tim solidnya memasuki pertemua yang kedua dengan narasumber Ibu Dra. Sri Sugiastuti, M. Pd dan moderator ibu Widya Setianingsih tepatnya tanggal, 20 Mei 2022.
Pertemuan ini di awali oleh moderator dengan menyampaikan pantunnya, ijin saya tulis kembali
Pergi ke sungai memancing ikan
Ikan kecil ikan arwana
Salam sapa saya ucapkan
Assalamu'alaikum sobat semua
Dengan selesainya pengucapan pantun tersebut, mulai pula kegiatan belajar menulis.
Banyak hal yang didapatkan dari narasumber dan di sini kita dapat mengetahui bahwa ternyata menulis itu seperti jika kita berbicara dengan orang lain. Pertemuan ini kurang lebih ada 20 orang peserta yang bertanya termasuk penulis sendiri yang menanyakan tentang bagaimana cara atau kiat apa yang harus dilakukan dalam menghilangkan rasa tidak berbakat menulis dan tidak memiliki ide dalam menulis.
Alhamdunillah narasumber memberikan kiat-kiat bahwa tanamkan pada pikiran kita bahwa ketika menulis layaknya kita ngobrol dengan orang lain, tulisan itu bisa dari pengalaman dan lain-lain.
Ada pertanyaan yang mendasar diberikan, pertanyaannya adalah "Mengapa Menulis Menjadi Passion yang menjanjikan? dari pertanyaan itu ada beberapa tips yang diberikan oleh narasumber:
1. Bagaimana menghadapi kendala dan hambatan dalam menulis?
Tentunya sebagai penulis pemula harus mampu merubah mindset kita sehingga semua yang terdapat dalam hambatan dan kendala bisa teratasi.
Penulis pemula dapat membiasakan diri untuk banyak membaca referensi sehingga tulisan kita kelak akan bermanfaat bagi orang banyak. Tentunya kita semua mau seperti hadits Nabi yang terjemahannya " sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain".
2. Apa alasan untuk menulis
Seiring kita menulis maka di sana akan muncul pertanyaan, Mengapa, Bagaimana, dan kapan.
3. Motivasi Menulis
Sesuai dengan hadits Nabi tersebut di atas memberikan kita semangat yang cukup membantu untuk bermanfaat bagi orang lain melalui menulis atau literasi yang di buat.
Perlu ada komitmen yang besar dalam diri, dan jadikan menulis itu sebagai kebutuhan sehari-hari dan akan ada dalam diri kita merasa kurang jika tidak menulis dalam sehari.
4. Langkah-langkah menjadi penulis yang baik.
Menjadi penulis yang baik harus melibatkan diantaranya Read (Membaca), kita perlu banyak membaca buku-buku yang dapat memberikan kita ide dan perbendaharaan kosa kata dalam menulis, Discuss (diskusi) mengapa ada diskusi ini akan memberikan kita sebagai penulis siap menerima masukan dan kritikan, Look dan Feel (perasaan), melibatkan perasaan dalam menulis perlu dilakukan dan yang terakhir adalah Socialize (sosial) sesuatu yang kita dapatkan dari orang yang ada di sekitar kita sehingga apa yang didapatkan dapat menjadi sebuah ide yang baik untuk di tulis.
5. Writing Preparation
Menggali lebih banyak sehingga kita mendapatkan ide dan gagasan yang baik, kemudian
Menentukan tujuan, genre dan segmen pembaca artinya bahwa penulis harus pahami yang menjadi pembaca siapa-siapa saja,
Menentukan topik, topik yang diangkat adalah hal-hal yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, misal buku pelajaran, komic dan sebagainya.
Membuat Outline, setelah memiliki topik maka dilanjutkan untuk membuat daftar isi sementara yang dipersiapkan dalam menulis.
Mengumpulkan Bahan Materi/Buku, penulis perlu mencari bahan untuk menjadi sebuah buku yang baik, sehingga betul-betul tulisan kita itu layak dibaca oleh konsumen.
Pada intinya bahwa menulis itu adalah suatu keterampilan yang dapat dilakukan oleh orang-orang yang sudah merubah mindset nya.
Jika kita sudah memiliki tulisan yang banyak maka dapat memberikan kepada rekan-rekan untuk mendapatkan kritikan tentang tulisan yang kita buat dan nanti akan di edit, setelah di edit akan dilanjutkan ke penerbit.
Kesabaran dalam menulis sangat perlu, sehingga tulisan kita dapat kita selesaikan dan berbuah hasil yang diharapkan.
Terima kasih Ibu Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd dapat berbagi pada kami semoga apa yang ibu berikan mendapat amal jariyah dari Allah SWT. Aamiin
Manado, 20 Mei 2022
Giatkan Literasi
Komentar
Posting Komentar